Hipnotis, kata satu ini mungkin tidak asing lagi bagi telinga kita, bahkan ada yang menganggap bahwa hipnotis adalah kerja sama manusia dengan makhluk halus, padahal itu semua tidak benar. Hipnotis juga sering kali digunakan untuk tindak kejahatan, sebenarnya itu tidak boleh. Tapi, karena hipnotis sebenarnya bisa dipelajari oleh semua orang, pemakaiannya justru dipakai oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab & akhirnya menimbulkan kesan negatif pada masyarakat. Disini saya akan menjelaskan tentang hipnotis yang sebenarnya, dari mulai sejarah, macam-macam hipnotis, & cara menghindari hipnotis kejahatan.
A. Sejarah
Kata ”Hipnotis” & ”Hipnotisme” sama-sama merupakan turunan dari istilah ”Neuro-hipnotisme” (nervous sleep), dicetuskan oleh dokter bedah Skotlandia, James Braid sekitar tahun 1841 & kemudian dikenal sebagai Bapak Hipnotis Modern. Braid mendasari kerjanya dengan metode yang dikembangkan oleh Frans Mesmer & para pengikutnya (”Mesmerisme” atau ”Magnetisme Binatang”), tapi berbeda dengan teorinya sebagaimana prosedur yang dilakukan. Berlawanan dengan kesalahan konsep popular, bahwa hipnotis merupakan sebuah bentuk mirip ketidaksadaran waktu tidur, penelitian kontemporer menyebutkan bahwa hipnotis sesungguhnya merupakan keadaan bangun dari konsentrasi yang terfokus & berpusat pada sugestibilitas, dengan kewaspadaan perifer yang berkurang.
B. Macam-Macam Hipnotis
Hipnotis merupakan komunikasi seperti halnya komunikasi dalam kehidupan sehari-hari, tetapi sangat bisa diterima oleh orang yang dihipnotis. Dalam hipnotis, dibagi atas 2 jenis hipnotis, yaitu:
- Formal Hypnosis
Seperti:
a. Hypnotherapy
Hipnotis yang digunakan untuk menyembuhkan suatu penyakit, trauma, atau rasa takut.
b. Forensic Hypnosis
Aplikasi hipnotis yang digunakan untuk keperluan investigasi & penyidikan. Pada umunya diterapkan oleh aparat penegak hukum.
c. Anodyne Awarness
Hipnotis untuk mengurangi rasa sakit pada saat operasi ataupun melahirkan.
d. Metaphysical Hypnosis
Hipnotis untuk membangkitkan/mengaktifkan idra ke-6 (kemampuan supranatural)
e. Stage Hipnotis
Seperti yang ada di acar televisi saat ini.
- Informal Hypnosis
Umumnya hipnotis ini digunakan untuk membuka filter orang pada kehidupan sehari-hari tanpa kita sadari. Seperti para agen sales penjual barang-barang yang dapat menjual barang dagangannya dengan mudah. Para politisi, para pemimpin spiritual, juga mempergunakan hipnotis ini.
C. Cara menghindari Kejahatan Hipnotis
Pada akhir-akhir ini, sering sekali terdengar berita bahwa telah terjadi tindak kejahatan menggunakan hipnotis, mengapa itu semua bisa terjadi? Pada umunya setiap orang ada yang dapat dengan mudah dihipnotis, tetapi tergantung dari si penghipnotis itu sendiri, apakah dia mampu membedakan mana yang mudah dihipnotis atau tidak. Setiap orang yang dihipnotis, harus mempunyai 3 syarat agar bisa dihipnotis, yaitu: tidak menolak, dapat berkomunikasi, & memiliki kemampuan fokus. Andaikata seseorang sudah memenuhi ketiga syarat diatas, maka apakah setiap orang akan sama mudahnya untuk dihipnotis? Tentu saja tidak! Setiap orang adalah unik, sehingga setiap orang merespon hipnotis dengan cara yang berbeda-beda.
Berdasarkan penelitian statistik yang dilakukan oleh suatu Universitas di USA, diperoleh kesimpulan, bahwa dalam suatu komunitas, akan diketemukan 3 kelompok orang dengan tingkat penerimaan hipnotis yang berbeda, yaitu:
a. Mudah
Yaitu kelompok orang yang sangat mudah untuk menerima proses hipnotis. Jumlahnya adalah 5%.
b. Menengah/Sedang
Yaitu kelompok orang yang memiliki tingkat respon moderat untuk menerima proses hipnotis, jumlahnya adalah 85%.
C. Sulit
Yaitu kelompok orang yang memiliki tingkat respon yang sulit untuk menerima hipnotis, jumlahnya adalah 10%.
Cara Menghindari Kejahatan Hipnotis:
1. Waspada dengan orang yang baru dikenal
Sangat dianjurkan sekali jika tiba-tiba ada orang asing yang ingin berkenalan kepada kita tanpa memberi maksud/tujuan.
2. Hindari melihat wajah lawan bicara kita langsung
Karena mata kita juga menjadi kunci untuk memasuki wilayah hipnotis secara tidak langsung. Karena dari mata seorang si penghipnotis bisa mengetahui apakah seseorang itu sugestible atau tidak. Salah satu ciri mereka yang 10% mudah dihipnotis saat pandangannya kosong alias atau melamun.
3. Lebih dekat kepada Tuhan
Kadang, ada orang yang juga menggunakan gendam untuk melumpuhkan incarannya, jadi tidak ada salahnya jika kita lebih mendekatkan diri kepada Tuhan. Biasanya anda tiba-tiba mengantuk atau sering kali menguap di tengah keramaian. Untuk menghadapi hal ini, usahakanlah untuk perbanyak zikir/berdoa kepada Tuhan, & minumlah air putih serta fokuskan diri anda ke kegiatan seperti membaca buku atau membaca kitab suci, itu lebih baik sehingga membuat anda untuk tetap waspada.
4. Hindari keramaian yang berfokus pada satu kejadian jika memungkinkan
Contohnya seperti ketika tukang obat berjualan tiba-tiba datang 5 orang yang membeli secara bergantian & mengatakan bahwa obat tersebut sangat manjur sehingga membuat orang disekitarnya itu percaya bahwa obat itu manjur. Oleh karena itu, berhati-hatilah ketika anda di bus, kereta, atau keramaian dimana banyak orang membeli barang tertentu, belum tentu barang itu bagus karena hanya memanfaatkan kebingungan & efek euforia semata.
5. Biasakan untuk bersama dengan teman anda di tengah keramaian
Setidaknya ini juga bisa menjadi penangkal dari kejahatan hipnotis jalanan, terutama untuk mereka yang latah, suka kagetan, & gampang pingsan.
6. Jangan mudah percaya ketika mendapatkan sms hadiah, email hadiah, ataupun sejenisnya.
Karena hipnotis juga bisa terjadi melalui peralatan elektronik. Jika anda merasa ada keganjilan segera hubungi pihak yang berwenang.
7. Jangan biarkan diri anda melamun
Ketika anda melamun (bengong) maka anda akan sangat mudah dipengaruhi orang lain, apalagi ketika anda ditepuk pundaknya & anda kaget. Maka anda tidak sempat berfikir untuk menepuk balik seperti mitos yang sering kita dengar, & ketahuilah ketika anda melamun itulah makan diri anda akan memasuki kondisi blank selama 2-10 detik , itulah yang digunakan oleh para pelaku kejahatan untuk memberikan informasi palsu.
8. Jangan biarkan diri anda bingung
Berhati-hatilah dengan orang yang bertanya kepada anda dengan cepat atau menyuruh melakukan kegiatan tertentu tanpa memberikan kesempatan pada anda untuk melakukan hal lain. Jika itu terjadi, maka sebenarnya pelaku sedang berusaha membuat anda bingung & panik. Sehingga ketika anda bingung & panik itulah anda menjadi tidak waspada & mudah dipengaruhi.
Itulah beberapa tips & penjelasan saya mengenai arti Hipnotis yang sebenarnya, semoga dapat bermanfaat bagi kita. Terima kasih.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar